Introduction To Entrepreneurship

 

INTRODUCTION TO ENTREPRENEURSHIP

 

Apa itu Entrepreneur? Mengapa itu penting?

Kata entrepreneur berasal dari kata Prancis entre, yang berarti "di antara", dan prendre, yang berarti "mengambil". Kata itu awalnya digunakan untuk menggambarkan orang yang "mengambil risiko" antara pembeli dan penjual atau yang "melakukan" tugas seperti memulai usaha baru. Seorang investor dan seorang pengusaha merupakan sesuatu yang berbeda. Seorang investor membuat sesuatu yang baru. Sedangkan seorang pengusaha mengembangkan sesuatu yang baru itu sebagai entitas yang memiliki utilitas dan bisa menjadi solusi dari segala permasalahan yang dikeluhkan oleh semua masyarakat.

            Terdapat dua tipe ide yang dimiliki seorang entrepreneur. Yang pertama adalah ide yang menjawab atas semua pertanyaan yang ada di dalam kehidupan ini. Sebagai contoh, zaman dahulu manusia purba masih tinggal di dalam goa, dimana semua binatang atau manusia lain bisa masuk sekehendak hati dan bisa mengancam nyawa. Pertanyaannya, bagaimana caranya agar kita selalu aman dari ancaman bahaya? Pintu lah jawabannya. Tipe yang kedua adalah memberikan sebuah permasalahan baru yang orang lain belum rasakan masalah itu dan pengusaha itu menyajikan solusi dari permasalahan yang dia buat. Martin Ebenhard dan Marc Tarpenning, salah satu pendiri Tesla Motors. Dulu orang tidak membutuhkan mobil listrik, sekarang dibuat menjadi kebutuhan karena mobil listrik lebih baik, lebih cepat, lebih nyaman dan tingkat pengoperasiannya lebih mudah dibanding mobil BBM. 

        Seorang entrepreneur memiliki perilaku mengidentifikasi peluang dan menerapkan ide-ide yang berguna ke dalam praktik. Dalam praktiknya itu mereka membutuhkan kreativitas, dorongan, kemauan untuk mengambil resiko, proaktif dan inovatif serta pintar dalam mencari peluang. 

        Mengapa orang memilih menjadi pengusaha?

        Terdapat tiga hal yang menjadi alasan mengapa orang ingin menjadi entrepreneur. Menjadi bos untuk dirinya sendiri merupakan alasan yang paling umum. Mereka ingin memiliki usaha sendiri dan tidak ingin dibatasi hanya karena harus mengikuti semua peraturan di perusahaannya. Mengejar ide mereka sendiri merupakan alasan kedua. Tidak bebas menuangkan ide karena dibatasi oleh sistem atau budaya dari perusahaan itu sendiri. Financial rewards, karyawan  memiliki gaji yang sama tiap bulannya, tetapi entrepreneur tidak, mereka akan mendapatkan penghasilan yang sangat tinggi jika bisnis mereka lancar.

            Karakteristik Pengusaha Yang Sukses

            Keinginan yang kuat dalam menjalankan bisnis merupakan karakter pertama yang dimiliki seorang pengusaha yang sukses. Keyakinan yang tinggi bahwa bisnis tersebut akan memengaruhi kehidupan seseorang secara positif, dan bisa memenuhi semua kebutuhan kehidupan. Passion juga sangat penting bagi seorang pengusaha yang sukses, bisnis yang paling efektif adalah ketika passion mereka beriringan dengan skills. Pengusaha yang sukses juga memikirkan kepuasan para pelanggan atas bisnis  yang ia tawarkan. Di sisi lain, pantang menyerah dan selalu bangkit dari kegagalan merupakan ciri-ciri seorang pengusaha yang sukses. Kegagalan yaitu salah satu proses menuju kesuksesan, tergantung bagaimana kita akan menghadapi kegagalan itu. Apakah kita akan bangkit atau tidak.

            Proses Menjadi Seorang Entrepreneur    

            Proses menjadi seorang entrepreneur yang pertama bisa ditinjau kembali alasan mereka ingin menjadi entrepreneur itu apa. Mengembangkan ide bisnis yang sukses, mengubah ide menjadi sesuatu yang nyata, mengelola dan mengembangkan perusahaan. Keempat hal yang disebutkan merupakan proses menjadi seorang entrepreneur.

            Kesimpulan

            Pengusaha adalah seseorang yang mendirikan perusahaan atau bisnis berdasarkan permasalahan yang ada di masyarakat. Sehingga dengan adanya bisnis ini permasalahan yang terjadi dapat teratasi. Dari solusi itu pengusaha menghasilkan keuntungan. Namun tidak sesederhana itu, seorang wirausahawan harus memiliki pemikiran yang inovatif, mengikuti perkembangan zaman, agar tidak kalah saing dengan bisnis lain. Seorang wirausahawan juga harus memiliki mental yang kuat dalam mengambil resiko, memecahkan masalah dari sudut pandang yang berbeda, mencari solusi dengan cara yang unik, dan bagaimana wirausahawan dapat membuat perbedaan di dunia, sehingga orang tertarik dan dapat diterima secara luas.

 

Referensi :

Bruce R. Barringer_R.Duane Ireland-Entrepreneurship_succesfully launching new ventures-Prencite Hall (2016).pdf

Ivan Tandyo Founder of Navanti Holdings in 2001

Comments